8 Mar 2013

Dilema Polisi Tidur

Advertisement
Dalam bahasa Belanda disebut verkeersdrempel dan dicatat oleh Abdur Chaer dalam Idiom Bahasa Indonesia (1984) dan diberi makna rintangan (berupa permukaan jalan yang ditinggikan) untuk menghambat laju kendaraan, menurut Wikipedia Indonesia. Fungsi dari poldur tersebut sudah sangat dimengerti oleh pengguna jalan, yaitu untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan antara kendaraan dengan kendaraan lainnya atau dengan pejalan kaki.
Dari Sini


Namun permukaan jalan yang ditinggikan tersebut ada peraturannya yang harus dimengerti dan dipahami demi keselamatan semuanya lho, ketentuan yang mengatur design poldur tersebut yaitu keputusan menteri perhubungan Aturan Kepmenhub No. 3 tahun 1994, poldur harus dibuat dengan syarat melintang punya tinggi maksimum 12 cm, kelandaian 15%, dan dicat hitam, putih dengan komposisi hitam panjang 30 cm, putih panjang 20 cm dan tentunya ada izin ke dinas perhubungan.

Dari Sini

Ketika memasuki kawasan pergudangan di mana saya harus  berkantor setiap senin hingga sabtu, dua kali pergi dan pulang belum lagi jika membutuhkan keluar untuk membeli makan siang. Rasanya perut, kepala dan tulang nyeri karena hentakan yang terjadi ketika melewati poldur yang tingginya sungguh melebihi batas ketentuan diatas. Pantulan matahari yang mengenai garis yang dibuatpun menyilaukan mata dan megnganggu konsentrasi berkendara dong, karena warnanya kuning! menyalahi atau boleh ditoleransi?

Terasa sekali jika menggunakan motor berjenis matic dengan design yang sangat pendek, jika melewati poldur yang dibuat begitu tinggi akan terdengar benturan yang cukup keras dan mengagetkan, sehingga membuat adrenalin naik, tulang kaku karena berusaha menahan agar benturannya tidak mengoncangkan tubuh khususnya perut. Ketika berada di mobilpun sering terbentur meskipun sudah siap-siap ketika hendak melewati podur yang tinggi, dan ternyata membuat bensin boros, kerusakan dudukan setir dan merusak komponen-komponen kaki mobil, untuk motor sudah pasti shock beker.

Pembuatan poldur harus melalui izin juga dari Departemen Perhubungan dan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2003, yaitu hanya di kawasan tertentu dan pemukiman. Namun kenyataannya, banyak sekali polisi tidur yang dibuat oleh warga dengan tujuan yang baik yaitu agar kendaraan yang melaju di jalan tersebut memperlambat kecepatannya, namun pembuatannya melebihi batas maximum yang diizinkan yaitu 30 mm.

Semakin harus menggelengkan kepala jika memasuki perumahan dengan pembuatan poldur yang melebihi batas dan berjarak sangat dekat, 10 meter dibuat lagi dan tidak bisa membayangkan apabila pengendara motor ataupun mobil yang melintasi poldur yang berjumlah banyak dengan ketinggian max, adalah seorang ibu yang mengandung? Alhamdulillah waktu saya hamil dahulu, saya berkendaraan di daerah Jakarta Selatan yang sedikit sekali poldur meskipun di pemukiman, kalaupun ada itu hanya beberapa dan bentuk poldur yang sesuai dengan yang di izinkan. 
  
Jadi, mohon dengan sangat jika hendak membuat poldur di kawasan perumahan hendaknya memikirkan hal tersebut dan sudah pastinya saya masih terheran-heran mengapa poldur di kawasan pergudangan daerah semanan ini *pyuh. Saya sebagai pemakai jalan yang mengendarai kendaraan bermotor dan kalian semua disana...? Harus lebih berhati-hati dan memikirkan pengguna jalan yang lainnya, jika berjalan saya harus berjalan dengan lemah lembut *iyah, maksudnya tidak melebarkan tangan sehingga ada mobil lewat tidak mengganggu, demikian juga saat berkendara, saya akan menghormati pejalan kaki dan pengendara lainnya, tidak saling serobot badan jalan atau ngebut-ngebutan dijalan perumahan.

36 comments:

  1. polisi tidur kalo kebanyakan sm terlalu tinggi emang ngeselin mak

    ReplyDelete
  2. mmg klo lagi enak2nya mengemudi trus ada polisi tidur yg tinggi dan banyak bikin kesal apalagi klo jalan penuh lubang

    ReplyDelete
  3. sebel ya mba lisa, hehe, poldur yang mengusik

    ReplyDelete
  4. polisi tidur di kampus saya malah gede banget. gak tau berapa tingginya. yang jelas sering kena terus motor saya

    ReplyDelete
  5. makanya sampe sekarang aku gak kepengen beli ferrari... kena polisi tidur, lecet dah... :P

    ReplyDelete
  6. Ooooh I hate polduuur... apalagi pk motor matic dlm keadaan hamil beginih, trus bawa balita depan-belakang, pasti nggerundel dalam hati sembari banyak2 istighfar...:/

    salam kenal ya mbak, postingnya oke :)

    ReplyDelete
  7. Renal... huuuh, ferari masuk kawasan pergudangan tempatku, langsung cetaaar

    ReplyDelete
  8. Mba Puji : Yeees, banyak juga yang enggak suka. Eh..hati2 lho mba

    ReplyDelete
  9. Wah, nambah pengetahuan aku nih, Mak. Aku bikin polisi tidur di depan rumahku supaya kenderaan melambat kalo lewat di depan rumah. :D Tfs. :)

    ReplyDelete
  10. Kalo kata anakku bukan polisi tidur tapi polisi bobo :) TFS

    ReplyDelete
  11. Memang dilema ya poldur ini, kalau gak dipasang. Para pengendara motor kebut2an macam jalan sendiri. Kalau di pasang, ban motor bisa rusak karna rapat dan gak standardnya poldur..

    ReplyDelete
  12. I take pleasure in, result in I discovered just what
    I was having a look for. You've ended my four day long hunt!

    God Bless you man. Have a great day. Bye

    my homepage; logbook loan ()

    ReplyDelete
  13. Iya ya, beberapa polisi tidur malah sering bikin macet, untung Paman tembok aja tembus heh..heh..

    ReplyDelete
  14. nambah pengetahuan nih, terimakasih mbak infonya :)

    ReplyDelete
  15. kdg aku suka ga suka ama polisi tidur ini... pernah lewat belakang gedung world trade centre sudirman ga mba? yg jalannya tembus ke setiabudi.. duuuh, itu speed bumps di sini super duper nyebeli bgttttt... ga terlihat, gundukannya emg kecil tp bnyk stiap bbrp cm. dan itu keras bgt tiap dilewatin.. kepalaku bisa pusing bgt kalo lewatin itu.. nth apa gunanya ditaro di sana -__-.. kalo mw mencegah org2 supaya jgn ngebut, ga segitunya jg kali negbikin dgn jarak rapat2 gitu..

    ReplyDelete
  16. Polisi Tidur sangat dibutuhkan di jalan yang sempit dan penggunanya yang banyak, biar pengguna jalan yang bermotor tidak terlalu kencang. Kalau di daerah saya, justru banyak Polwan Tidur (lubang di jalan)

    ReplyDelete
  17. Sudah jaraknya dekat, tinggi lagi, duh... duh.... jika bisa menghindar rasanya cari jalan yg lainnya, tapi bila jalur itu satu-satunya dan yg lain jauh...

    ReplyDelete
  18. Sepakat mba Asti,
    Saya kadang kalau lagi jalan kemana gitu,
    Ke daerah yg saya ga familiar, suka nemu poldur2 yg terlalu tinggi,
    kan kadang kalau lagi perjalanan jauh, kita bawa kendaraan kenceng ya
    bahaya banget

    ReplyDelete
  19. Kayanya memang banyak yg bikin tanpa tau aturan, yang penting bikin motor/mobil ga ngebut mungkin itu tujuannya.
    Banyak banget poldur yanng tinggi2 dan sanget deket jaraknya

    ReplyDelete
  20. "Kalau jalan di pasangi polisi tidur itu pertanda bahwa kita masih belum ikhlas dalam memberi" itu menjadi filosofi hidup saya selama ini. Tetapi kesadaran masyarakat untuk selalu berhati hati di jalan menjadi tuntutan kita semua sebagai pemakai jalan. Good share min.

    ReplyDelete
  21. Polisi tidur memang efektif untuk menahan laju kendaraan terutama di daerah-daerah yang banyak anak kecil, tapi juga kalau polisi tidurnya terlalu tinggi membuat pengendara jadi tidak nyaman

    ReplyDelete
  22. Wah info baru ini. selama ini Setahu saya, buat polisi tidur itu tidak ada aturannya.

    ReplyDelete
  23. polisi tidur kalo kebanyakan emak sngt ngeselin kali bunda,

    ReplyDelete
  24. Sepakat mba Asti,
    Saya kadang kalau lagi jalan kemana gitu,
    Ke daerah yg saya ga familiar, suka nemu poldur2 yg terlalu tinggi,

    ReplyDelete
  25. kadang polisi tidur bukannya justru menghindari kecelakaan, malah justru membuat kecelakaan.

    kadang polisi tidur ada yang gak kelihatan juga.

    ReplyDelete
  26. di Jepang gak ada lho yang namanya polisi tidur, hehe

    ReplyDelete
  27. Di depan rumah saya malah ada polisi tidur yang lumayan tinggi dan bulat. Saya juga lumayan kesal, tapi ya gimana lagi, fungsi dibuat itu kan sebagai keamanan juga.

    ReplyDelete
  28. palagi kalau dah masuk kampung tuh.. polisi tidurnya jauh dari standar

    ReplyDelete
  29. manfaat sih kalau di taruh di jalan yang sering banyak anak-anak main, tapi kalau kebanyakkan juga ngabisin amunisi rem hehhehe..
    polisi kalau udah tidur sudah di bangunin...

    ReplyDelete
  30. polisi gak tau diri siang malam kerjaannya tidur aja pantesan kembung dia. haha.

    tapi dengannya lingkungan rumahku jadi tak ada balap balapan kaya yang di sinetron sinetron


    " dari oncoman untuk oncomers di tutugon.com" walllaaaaaa

    ReplyDelete
  31. kemaren baca ada siswa/mahasis di Indonesia yang mengubah poldur jadi energi pembangkit untuk menyalakan lampu di jalanan. bagus karya

    ReplyDelete

link

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...