Skip to main content

Cara Membuat Rekening BCA

Siapa yang mau buat rekening lagi? di BCA atau di Bank manapun mungkin? hehee, itu sich saya yang tanpa persiapan atau mencari informasi, datang ke BCA terus manyun daaach.

Akhirnya, dengan segenap perasaan bahagia, saya menuliskan Cara Membuat Rekening BCA. Untuk blogger dan saudara-saudara semua, agar tidak pulang ke rumah dengan rasa kecewa, pyuh.

Awalnya saya sempat berkata dalam hati, kenapa sich BCA enggak woro-woro ke pelosok perumahaan warga? atau setidaknya membuat acara di televisi dengan tema BCA ada di hati masyarakat?. BCA itu udah menempel dan menjadi Bank yang paling digemari oleh masyarakat, lho? itu bisa dilihat dari mengularnya ATM tadi pagi.

What? iya? dari subuh tadi kata si tukang parkir sudah ramai masyarakat menarik dana, saya salah satunya yang datang 05.30 am, hehee...sekedar mengecek dan mengambil uang #ceritanya baru gajian, gitu. Tu...kan, BCA peminatnya banyak?

So, karena tadi pagi saya sedikit kecewa, tidak bisa membuat rekening baru di BCA dan bank lainnya di sebelahnya...hihiiii, karena masalah KTP tidak sesuai dengan lokasi BCA yang saya datangi dan tidak mampu menyerahkan keterangan domisili, yeah.

Cara Membuat Rekening BCA ternyata sudah dituliskan dan bisa dibaca pada website BCA itu sendiri *kamana wae neng? berikut linknya, http://www.klikbca.com/OnlineApplication/Openaccount/tahapan.html

Yang paling penting untuk dibawa, ketika mengajukan pembuatan rekening baru di BCA adalah;
  1. KTP asli, kalau foto copy BCA pasti menyediakan, jika ingin aman bawalah foto copy KTP dua lembar, tentu pihak CS akan berterima kasih.
  2. Pastikan lokasi BCA sesuai dengan lokasi KTP anda.
  3. Jika berbeda, silahkan meminta surat keterangan domisili,
  4. Jika malu ke rumah pak RT, silahkan menggunakan rekomendasi kantor,
Menurut CS lelaki di Bank BCA itu, ada beberapa yang harus disertakan selain KTP atau keterangan domisili, yaitu....
  1. Nomor telepon rumah, jika tidak punya?
  2. Nomor telepon kantor, jika tidak bekerja?
Ow...ow...mohon untuk saya diberi masukan, karena mas CS sudah tegas menolak permintaan pembuatan rekening di BCA karena KTP saya beda dengan lokasi BCA tersebut. Saya itu masih tersenyum manis ingin mengetahui informasi lebih lanjut...eee...si mas CS sungguh terlalu sudah bertanya kepada nasabah lain tanpa mengucapkan terima kasih, selamat pagi atau apalah *bukan...bukan gila sapaan, tapi setidaknya bukankah begitu ya?. Ketika singgah di Bank lain di sebelah BCA, si mba CS sampai salaman dan berdiri loo...kemudian berterima kasih dengan menyebut nama "Terima kasih Ibu Astin, mohon maaf tidak bisa membantu, selamat pagi". 
Terlepas dari itu, saya ingin merasa bahagia saja, enggak sedih, kecewa atawa putus asa. Dibalik kejadiaan tidak bisa membuat rekening di BCA, saya jadi terinspirasi untuk membuatkan buku tabungan untuk Faiz kecilku. Informasi itu diberikan oleh mba CS yang baik di bank sebelah BCA, Inza Allah bermanfaat.

Saya juga masih ingin membuat rekening di BCA kok, karena bagaimanapun ATM BCA sudah menemani dompet cokelat ini sejak 8 tahun, masa mau pindah ke lain hati. Dan mohon untuk dibantu, besok saya akan mencari surat-surat yang perlu disertakan karena KTP saya ada di sono dan saya mau buat di sini saja *efisiensi waktu. Baiklah, mas CS kalau ketemu lagi, senyum dan yang ramah ya? jangan galak-galak ke saya, saya mudah kok untuk mengerti. #Hmmm.

Oiya...di website BCA juga ada Formulir untuk melakukan pembuatan rekening di BCA, dan saya pasti akan membawanya, dan akan bilang kalau saya itu blogger. Berikut linknya, silahkan dipelajari...https://eform.klikbca.com/dctmeform/custom/library/eform/eform_main.jsp

Comments

  1. Saya juga sudah lama menjadi nasabah BCA, dan selama ini belum pernah mendapatkan 'pelayan pelanggan/customer service' yang tidak ramah. Keramahtamahan adalah menjadi salah satu tugas utama setiap pegawai bank deh, setau saya lho. Mereka dilatih dan diwanti-wanti untuk memberikan kenyamanan sikap kepada para nasabah.

    Tapi kenapa si mas yang ini seperti itu ya, Mbak Astin? Wah, kalo saya yang di posisi Mbak Astin, percakapan tsb akan saya tutup dengan kalimat seperti ini: Trimakasih Pak, atas layanannya yang tidak bersahabat, setau saya, setiap pegawai bank BCA mau pun bank lainnya di Indonesia, ramah dan bersahabat, apakah bapak sedang bermasalah? sehingga kehilangan sikap baik bapak?

    Hehe

    ReplyDelete
  2. Kayanya si Mas CS lagi PMS tuh, Mak. Hehe

    Semoga berhasil membuka rekening BCAnya, Mbak ^^

    ReplyDelete
  3. Waduh, kok CS nya gtu ya Mbak, selama jadi nasabah bank (selain BCA) saya gak pernah sakit hati je

    ReplyDelete
  4. terima kasih infonya jadi tau setelah baca tulisan anda

    ReplyDelete
  5. aku juga lama ini pake bca enak dan mudah
    kalo saldo diabisin juga bisa xD

    ReplyDelete
  6. setau saya, setiap pegawai bank BCA mau pun bank lainnya di Indonesia, ramah dan bersahabat, apakah bapak sedang bermasalah? sehingga kehilangan sikap baik bapak?

    ReplyDelete
  7. Pas banget, saya masih belum punya rekening BCA. :)

    ReplyDelete
  8. Oh ternyata cukup ribet ya mbak. :)

    ReplyDelete
  9. Owalah mudah banged toh.. klo buka rekening di bank bca luar yg ribet biasanya..

    ReplyDelete
  10. Harusnya ke CS, saya malah ke kasir duluan. malunya saya... :D

    ReplyDelete
  11. Halo mba Tanti..
    Saya bikin rekening BCA juga, akhir tahun 2014 lalu kalau ga salah
    Nyetor awal minimal 500rb
    Bank2 lain paling cuma berapa kan

    ReplyDelete
  12. Bener ni jadi ribet sekarng, di bank lain juga harus ada no telepon rumah atau kantor lah kalau ga kerja gimana & sekarang ga jaman lagi orang pasang telepon rumah kaya dulu :) dan kayanya Telkom juga mau2 engga2 buat perluas jaringan telepon rumah karena banyak tempat/perumahan yg ga ada jaringan telkomnnya :( kaya di tempat saya

    ReplyDelete
  13. Pernah mau bikin Mbak...tapi rempong minta NPWP (waktu itu belum punya) sama surat keterangan domisili... akhirnya belum bikin lagi sampai sekarang :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…