Skip to main content

Mampir di Masjid Raya Bandung

Dulu sempat iseng untuk mengumpulkan wisata masjid yang pernah saya dan keluarga kunjungi. Sudah ada beberapa di folder jalan-jalan-wisata masjid. Semenjak suami bekerja menjadi seorang wiraswasta dan saya masih bekerja, jadwal jalan-jalan mulai berkurang sedikit demi sedikit. Saya manut, orang namanya istri harus memberikan support kepada suami, yang sedang merintis bisnisnya. Inza Allah ada waktu yang tepat saya diajak jalan-jalan, malah sampai ke Masjidil Haram di Mekah, amiin.

Nah, lebaran tahun 2015 menjadi moment sederhananya. Saat perjalanan balik, saya dan keluarga kecil ini memasuki Kota Bandung pukul 06.00 pagi. Hotel semuanya cek in di atas pukul 12. Jadi, hari pertama di Bandung, muter-muter seperti gangsing. Baru hari kedua setelah istirahat cantik, jalan-jalan keliling Kota Bandung. Jalan-jalan saja, enggak mampir, cuma mampir ke Masjid Raya Bandung.



Awalnya enggak sengaja juga sampai ke Masjid Raya Bandung. Enggak ngerti juga malah, akan seramai dan seexited ini sampai di sana. Jujur-loh, ke mana saja saiyah? ada rumput sintetis di Masjid Raya Bandung. Pernah lihat sich Mba Armita posting foto habis berjemur di Masjid Raya Bandung.

Saling tanya, akhirnya saya mengiyakan untuk mampir ke Masjid Raya Bandung, meski sebelumnya saya rada enggak mau. Dari jalan, terlihat penuh sekali dan ketika memasuki ke tempat parkir, antri bu. Tempat parkirnya luas, namun penerangannya minim, malah kalau saya bilang agak gelap ya. Juga ada pedagang makanan di pinggir tempat parkir, sewaktu saya ke sana. 

Untuk pergi ke Masjid Raya Bandung, yang berada di atas tempat parkir, harus naik tangga. Ya kali, masa naik pesawat? eheem...tangganya mungkin belum selesai dibuat ya, agak kurang sempurna dan kotor. Protes saja Tanti? heheee, dan ketika sampai di anak tangga terakhir, Masya Allah...indahnya...pelataran Masjid Raya Bandung, terbentang rumput hijau dengan terpaan sinar matahari pagi yang segar.



Hijau dan sedikit terik, anak-anak berlarian, bersorak dan saling tertawa. Para orang tua mengawasi sembari bercengkrama dan ada petugas yang berkali-kali mengingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya. Mereka memandu arah tempat sampah, atau jika jauh, silahkan sampahnya dibawa.

Alas kaki disimpan atau jika mau ditinggal saja di pinggir pelataran. Kalau saya, Alhamdulillah membawa plastik meskipun kecil. Besok lagi bawa yang besar ya bu. Penjual bola dan aneka mainan dan aksesoris anak segera menawarkan dagangannya. Sip okay, mumpung lebaran, Faiz mendapatkan jatah beli bola. Fira dibelikan topi ala puteri Belanda, ihiii abi yang memilihkan.

Saat itu Fira belum berjalan, coba sekarang dibawa ke sana lagi, bakalan senang sekali berlarian ke sana ke mari. So far, saya saja enggak mau pulang, kalau enggak panas yang bertambah panas. Jadi, kalau hendak mampir lagi ke Masjid Raya Bandung, sebaiknya after Subuh, sekalian melihat sunset. #Eh, lihat sunset?




Comments

  1. aa, sekarang bagus ya itu yg hijau karpet ya mba?? udah lama ga ke bandung

    ReplyDelete
  2. wah baru sempat liat dari pas mobil meluncur ajah nih, belum sempat mampir kesini

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga penasaran, kok ramai sekali ya..ternyata emang bagus y

      Delete
  3. Bagus sekali masjidnya ya mbak Tanti...
    Hamparan rumput hijaunya itu bagai permadani yang luas sekali... subhanallah... :)

    ReplyDelete
  4. senangnyaa yg jadi warga Bandung..
    Seruu,, baguss, bersih pulaa...

    ReplyDelete
  5. Memang mesjid agung mengalami perubahan total sejak pa ridwan kamil jadi walikota, nah dari mesjid agung, temen-temn bisa juga mengunjungi jalan asia afrika dan taman cikapundung :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Pengalaman Menggunakan Gigi Palsu

Tiga tahun yang lalu saya sudah ingin sekali menceritakan pengalaman ini. Pengalaman pertama kali kehilangan satu gigi depan bagian atas. Pengalaman tidak memiliki gigi depan bagian atas dan harus ompong selama beberapa minggu. Pengalaman setiap beberapa hari sekali ke dokter gigi, untuk mendapatkan perawatan gigi yang hilang tersebut. Pengalaman dipasang gigi palsu tanam dan menggunakan gigi tersebut hingga tiga tahun. Dan juga pengalaman ketika gigi palsu tanam tersebut hampir lepas.

Fungsi Utama Gigi
Menurut Wikipedia Indonesia, Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari banyak vertebrata. Memiliki struktur dan variasi yang memungkinkan untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi itu sendiri adalah untuk merobek atau mengunyah makanan. Dengan adanya gigi dengan struktur yang lengkap dan sempurna. Proses merobek dan mengunyah makanan akan menjadi mudah. Untuk menyantap makanan yang keras, makanan yang panas ataupun dingin oke oke saja, kan giginya sehat.

Fun…