23 Feb 2017

Pelajaran dari Menunda Sebuah Pekerjaan

Haloha selamat pagi semuanya? sudah sarapan? sudah sampai ke tempat kerja untuk yang bekerja di luar kantor? sudah mengerjakan pekerjaan rumah, apa detik ini? Jangan lupa untuk bersyukur, dengan syukur perasaanmu lebih tenang, betul begitu? Iya, aku merasakan satu hal yang luar biasa sewaktu mengucap syukur berkali-kali dan berulang-ulang.

Mengapa aku mengucap syukur berulang-ulang di pagi ini? ini aku lakukan untuk menguatkan diriku. Menguatkan perasaan yang meletup-letup supaya tetap dingin. Menjauhkan emosi dan meredakan amarah. Memang amarahnya kepada diri sendiri, tapi takutnya akan melebar ke mana-mana. Jadi, salah satu jalan adalah, bersyukur. Tentunya ditambah perasaan tenang, tarik nafas dan berpikir solusi, bukan masalah. 💞

Aku merasa pagi ini ditaburi cinta oleh diriku sendiri. Meskipun aku tahu, ini pasti karena kesalahanku sendiri yang sangat ceroboh. Ceroboh meletakkan sebuah benda yang dapat dikatakan vital untuk keadaan tertentu. Sebuah benda yang sudah kucari-cari ke mana saja, belum ketemu juga. Puncaknya pagi ini, saat benar-benar membutuhkan benda tersebut dalam waktu saat ini juga, bendanya belum terlihat.

Berawal dari Menunda Sesuatu


Berawal dari menyetrika baju seragam sekolah anak sulungku. Ada tiga buah kemeja putih yang dipakai untuk Hari Senin, Kamis dan Jumat. Beberapa hari lalu, aku menyetrika kemeja putih untuk Hari Kamis. Aku sudah melihat kancing kemejanya, hilang satu. dalam pikiranku, nanti saja, sekarang menyelesaikan setrikaan terlebih dahulu. Tapi di sinilah masalahnya. Aku menunda mencari benda yang aku sebutkan di atas. Aku menunda untuk membuka lemari, tempat benda yang berbentuk kotak berisi peralatan menjahit.

Peralatan menjahitku termasuk lengkap. Ada gunting kecil, benang berbagai warna, jarum, kancing kemeja dari kemeja-kemeja yagn terlepas dan berbagai peralatan lainnya yang mendukung pekerjaan jahit-menjahit. Dan pagi ini, aku tidak menemukan kotak tersebut di tempatnya. Lupa, benar-benar lupa aku meletakkan di mana.

Kotak berwarna biru tua. Kotak bekas tempat infusan printer jaman bahola. Kotaknya tidak terlalu besar, berukuran 15 cm x 8 cm dengan tingkat ketelabaln kurang lebih 2 cm. Permukaan kotak tersebut sangat halus, aku selalu meletakkan di lemari buku. Entahlah, mungkin aku memindahkan ke tempat mana, sampai sekarang aku belum mampu berpikir dan belum ada upaya berantakin rumah lagi. Kamu tahu teman? ada di mana benda tersebut? kasih tahu aku ya..please. Meskipun aku bisa membeli lagik, tapi benda itu sudah seperti harta karunku. 

Sebagian Alat Jahit milikku


Sampai pagi tadi, saat menyiapkan seragam sekolah anak sulungku, aku masih bertahan. Mengerjakan pekerjaan yang lain terlebih dahulu. Padahal gak berhubungan dengan "pencarian kotak". Aku malah asyik memasak dan mencuci pakaian. Tiba saat anak sulungku akan memakai seragamnya, aku baru berburu kotak peralatan menjahit di lemari.

Nihil. Tidak ada. Gak ketemu. Perasaanku marah, kesel dan hanya mengatakan "tolong jangan ganggu aku, aku sedang konsentrasi mencari satu benda". Kasihan banget kan, betapa sombongnya aku, betapa emosi aku. Sampai akhirnya aku ijin kepada suami, untuk pergi ke toko peralatan tulis di dakat rumah. Pikir aku, siapa tahu menyediakan peralatan jahit-menjahit juga, kan?

Aku mengendarai sepeda motor ke arah pasar dan berhenti di abang-abang penjual jepit rambut dan lain-lainnya. Di abang-abang tersebut, aku pernah membeli jarum jahit. Alhamdulillah aku berhasil membeli jarum jahit di sini seharga 4.000. Abang tadi menjual benang juga, tapi aku masih diuji kembali untuk sadar supaya sadar. Benang putih yang kubutuhkan untuk menjahit kancing kemeja putih, sedang kosong. Aku melangkah dan lupa belum membayar si jarum. Alhamdulillah, aku masih ingat dalam langkah ke dua.

Pergi ke toko peralatan tulis, aku menemukan benang putih. Walaupun benang putihnya dalam keadaan kotor, aku tetap membelinya. Hiks, ya Allah aku sedih banget, tapi semua ini karena membayar kecerobohanku. Membayar aku yang telah menunda sesuatu. Menerima benang putih seharga 2.000 yang kotor di bagian luarnya karena tanpa kertas pembungkus. Aku tersenyum dan tersadar, aku tidak harus marah. Aku tidak harus menyesal. Aku tidak harus emosi. Aku harus berpikir sebuah solusi karena kancing putih tidak dapat aku beli.

Tersenyumlah dan Selalu Mengucap Syukur 


Tebaran senyum dan syukur aku berikan sepanjang perjalanan pulang ke rumah. Bekal sekolah yang belum disiapkan, anak sulung yang belum rapi menggunakan pakaian, rasanya aku semakin harus belajar untuk mengendalikan diri dalam sebuah situasi. Apalagi di pagi hari, yang kata orang memang wajar semuanya selalu rame.

Aku mengambil benang putih dan jarum jahit. Tapi aku urung, aku letakkan benang dan jarum. Memang pikiranku mendedel kancing putih di kemeja lainnya. Ini adalah solusi yang paling jahat.

Aku mengambil kemeja putih seragam Hari Senin dari tumpukan pakaian yang belum disetrika. Aku menyetrika dan mengajak anakku untuk menata bekalnya sendiri dengan perkataan tanpa emosi. Datar sekali aku memohon untuk merapikan bekalnya, memasukkan buku ke dalam tas dan berbenah sendiri. Ya Allah, nikmat sekali menyelesaikan satu kemeja putih, seragam sekolah anakku.

Berhentilah Menunda sesuatu. Saat masalah datang, bersyukurlah dan tetap tersenyum. In sya Allah solusi akan menghampiri. Bukan emosi dan pertengkaraan. Hikmah di pagi hari ini sangat banyak, salah satunya aku harus semakin disiplin melakukan sesuatu pekerjaan di rumah.

Sudut yang berbahagia.

Astin
[ Baca Selengkapnya ... ]

20 Feb 2017

Pilih Menjahitkan Baju atau Membeli Baju Jadi

Kapan terakhir kamu punya baju baru? Berapa kali dalam sebulan kamu punya baju baru? Tahun ini bisa dibagi, dalam satu bulan aku punya baju baru. Baju barunya ada yang hasil menjahitkan dan ada yang beli jadi.

Baju dari menjahitkan ke penjahit dan baju beli jadi semuanya memiliki plus dan minusnya. Ada seneng dan ada enggaknya. Ya, bisa dikatakan samalah, kalau beli online atau beli offline, rasa deg-degan dan penasarannya sama.

Pilih Menjahitkan Baju


Di tahun 2016 kemarin, Alhamdulillah ada beberapa kain di rumah. Ada beberapa yang beli sendiri dan ada beberapa yang didapatkan dari hasil hadiah. Daripada kain tersebut dicuekin terus di rumah, akhirnya aku mencari penjahit di dekat tempat tinggalku.

Susah-susah gampang ternyata mencari penjahit di daerah tempat tinggalku. Padahal aku hampir 7 tahun tinggal di sini. Setelah mendapatkan rekomendasi dari seorang teman, aku cari tuh tempat tinggal penjahit tersebut. Alhamdulillah ketemu dan papan namanya, kurang terlihat jadi meskipun sering lewat jalan tersebut, aku gak ngeh.



Setelah ketemu penjahitnya, aku tanya ongkos jahit untuk kemeja 35.000 sampai 45.000 rupiah. Untuk dress atau gamis sekitar 75.000 tergantung model bajunya. Setelah berdiskusi dengan suami, aku memutuskan untuk mencoba memasukkan kain, untuk dijahitkan ke penjahit itu.

Model bajunya aku cari di pinterest. Ada banyak sekali model baju yang aku temukan dan semuanya pingin dijadikan baju. Kan gak mungkin ya, jadi aku kombinasikan beberapa model yang aku suka dalam satu bajuku.

Baca Juga : Mencari Model Baju di Pinterest

Beruntungnya, penjahit tersebut mengatakan setuju dan sanggup membuat model yang aku sodorkan. Tinggal berharap-harap cemas saja, untuk hasil jadinya. Apakah pas, apakah sesuai apakah ada model yang enggak dicontoh sesuai dengan keinginanku.

Hasil jahitannya bisa mengecewakan bisa cocok ya, namanya menjahitkan. Kadang meskipun sudah diukur, sudah dipastikan modelnya ingin ini ingin itu. Ada saja yang kurang sreg di sinilah, kurang sreg di situlah. Pengalamanku dengan penjahit ini adahal ukurannya kurang pas, padahal sudah diukur.

Namun secara umum, ada beberapa keuntungan memilih menjahitkan baju:
  1. Model bajunya tidak pasaran,
  2. Ukurannya pas, jika dijahit dengan ukuran yang sudah diukur sesuai ukuran badan,

Membeli Baju Jadi


Membeli baju jadi juga ada beberapa pilihan, beli secara online maupun secara offline. Untuk membeli baju secara online, sudah dipastikan gambarannya hanya ada pada gambar yang diberikan oleh penjual. Kecuali, sudah pernah melihat dan mencoba yang aslinya.

Membeli baju secara offline juga ada banyak pilihan. Membeli di pasar tradisional, toko baju, butik, outlet baju atau departemen store. Semua memiliki banyak perbedaan, mulai dari jahitannya, modelnya sampai harganya.

Membeli baju jadi juga sangat praktis, terlepas dari membeli secara online ataupun secara offline dan di mana tempat membelinya. Membeli baju secara offline juga memiliki keuntungan:
  1. Memungkinkan untuk mengepas baju secara tepat,
  2. Bisa melihat hasil jahitannya secara pasti,

Semua tergantung pilihan untuk menjahitkan baju atau membeli baju jadi. Terakhir adalah kalimat curhat, semoga dari dua pilihan menjahitkan baju atau membeli baju tidak dijadikan bahan perdebatan. Semuanya ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Yang lebih murah membeli jadilah, yang lebih cocok menjahitkan bajulah. Kalau dua pilihan tersebut didebatkan, ujung-ujungnya enggak akan sama dengan menjadi ibu yang stay at home atau bekerja di luar rumah.

Dari sini, aku mendapatkan banyak sekali pelajaran jika akan menjahitkan baju ke penjahit. Di lain waktu aku akan sharing ya, pengalaman dan hal-hal apa yang seharusnya disampaikan kepada penjahit saat menyerahkan kain yang akan dijahit menjadi baju. Karena pilih mejahitkan baju atau membeli baju jadi, masih tergantung kondisi.

Salam dari Tangerang yang gerimis manis dan manja.


[ Baca Selengkapnya ... ]

13 Feb 2017

Pinterest Menjadi Surga untuk Pencarian Design Pakaian

Halo ha, Bulan Februari sudah berjalan tengah bulan. Ada beberapa agenda yang sudah direncanakan jauh-jaun hari. Seperti pernikahan adik ipar yang akan berlangsung di penghujung Bulan Februari 2017.

Sudah jauh hari, aku mengajukan keinginan untuk membeli kain batik untuk kemudian dijahit. Pilihannya hanya pada jahitin pakaian, enggak mau beli jadi. Apalagi aku juga pingin bikin baju kembaran batik. Kembaran baju batik yang dulu, kan belum ada anak perempuanku. Jadi, emang niat banget bikin baju batik kembaran.

Aku minta tolong ke bapak dan ibu untuk mencarikan kain batik di toko kain langganan beliau di Cilacap. Setelah melalui banyak chat di WA dengan disertai pengiriman berbagai foto motif kain batik. Akhirnya aku sepakat dengan saran ibuku. Memilih kain batik kawung menjadi salah satu dari kain batik yang aku beli.

Untuk pakaian suami dan anak lelakiku, pilihannya adalah kemeja lengan pendek. Meski terlihat kurang formal, namun memang pilihan suamiku supaya bisa dipakai ke tempat kerja. Kedua kemeja milik dou laki-lakiku, dijahit di tailor langganan bapakku di Cilacap.

Sedangkan untuk aku dan anak perempuanku. Ini yang menjadi sebab muasal aku sering pegang smartphone. Salah satu tempat mencari inspirasi design baju untuk aku dan anakku adalah di Pinterst.

Kata orang Pinterest mah semua ada. Apa yang mau dicari, pasti di Pinterest akan banyak ditemukan inspirasi dan berbagai gambar yang bikin pingin semua dicoba.

Akun aku di Pinterst


Pengalamanku mencari inspirasi design pakaian di Pinterest adalah pusing. Pusing pingin semua design baju aku pilih. Lah, wong bagus-bagus banget, semuanya cocok asal sewaktu menulis di search kata-katanya tepat sesuai dengan yang dipinginin.

Ada folder Fashion untuk pin pakaian


Aku menemukan banyak sekali design pakaian untuk motif kain batik yang aku punya. Semua hasil aku rajin bukain Pinterest setiap hari. Cara aku mengambil designnya juga enggak niru banget. Tapi ATM gitu, Amati Tiru dan Modifikasi. Tujuannya, seperti tujuan awal menjahit pakaian sendiri (menjahit ke tukang jahit) supaya enggak pasaran model pakaiannya.





Jadi, kalau rajin-rajin main ke Pinterest imaginasi dan daya kreatifitas juga semakin meningkat loh. Suamiku aja lebih senang melihat aku buka-buka Pinterest daripada yang lainnya. 😄
[ Baca Selengkapnya ... ]

2 Feb 2017

Berikan Stimulasi kepada Anak dengan #30 Hari Main Bersama Morinaga

Sejak memutuskan keluar dari pekerjaan kantoran, aku banyak melakukan aktifitas di dalam rumah. Pastinya melakukan aktifitas bersama anak-anak yang masih berada di usia balita dan anak-anak. Mereka menyambut gembira akan keputusanku resign dan bermain bersama mereka dengan lebih banyak waktu.

Pertengahan tahun 2016. Aku mengikuti seminar Siap Cerdaskan Si Kecil Sejak Dini? yang diadakan oleh Morinaga. Dari seminar tersebut, aku mendapatkan banyak sekali ilmu parenting dan informasi yang awalnya aku belum begitu paham. Atau megetahui tapi tidak melakukan.

Salah satunya adalah pentingnya mengoptimalkan kebutuhan nutrisi dan stimulasi pada 1000 Hari Pertama Kehidupannya. Masa 1000 HPK-nya adalah masa 9 bulan berada di dalam kandungan sang ibu dan masa setelah dilahirkan ke dunia sampai usianya 2 tahun.

Baca yuk : Optimalkan Stimulasi dan Nutrisi di 1000 HPK

Morinaga kembali mengingatkan aku akan pentingnya memberikan stimulasi kepada anakku. Melalui program #30HariMain Bersama Morinaga!

* Untuk 50 dan 100 pemenang untuk peserta yang berdomisili di Kota Surabaya dan sekitarnya


Kebetulan aku masih memiliki anak yang masih berusia 2 tahun dan 7 tahun. Mereka berdua memiliki minat dan bakat yang berbeda-beda. Meskipun masih kecil, minat mereka sudah dapat terlihat. Kecerdasan mereka berdua juga berbeda-beda. 

Aku mengetahui kecerdasan kedua anakku dari website morinagaplayplan.com. Di sana, teman-teman juga dapat mengetahui kecerdasan apa yang paling dominan pada diri sang anak. Daaan, saran aku ya, berikanlah stimulasi untuk semua kecerdasannya. Jangan hanya beberapa kecerdasan yang diberikan stimulasi. Supaya anak memiliki Multiple Intelligence.

Meskipun usia anakku sudah lewat dari 1000 HPK-nya, tidak ada salahnya aku terus memberikan stimulusi #30HariMain bersama Morinaga. Untuk melakukannya tidak sulit, kok. Dibutuhkan semangat yang tinggi dari ibu dan rasa nyaman dan gembira si anak.

Cara Berpartisipasi #30HariMain Bersama Morinaga

  1. Belanja produk #Morinaga seharga 2.500.000 rupiah. Periodenya dimulai dari 16 Desember-15 Februari 2017
  2. Ikuti tantangan yang diberikan selama 30 hari berturut-turut, untuk menstimulasi kecerdasan majemuk si kecil.
  3. Untuk 50 pemenang bsia mendapatkan paket Liburan di Kampung Kids Malang
Setelah itu, isi data diri di website www.morinagaplatinum.com/30harimain. Isi dengan lengkap ya. Karena akan dikirim kode unik melalui email yang didaftarkan untuk mengikuti #30HariMain bersama #MorinagaID

Cara Mengikuti #30HariMain bersama Morinaga

  1. Kode unik akan dikirim melalui email. 
  2. Masukkan kode unik yagn diterima ke website www.morinagaplatinum.com/30harimain untuk registrasi. Masa registrasi paling lambat dilakukan pada tanggal 22 Februari 2017
  3. Menghadiri seminar #3oHariMain bersama Dr. Rose Mini yang diadakan di Surabaya pada tangal 25 Februari 2017
  4. Mengidentifikasi kecerdasan si kecil dengan cara masuk ke website www.morinagamiplayplan.com
  5. Membuat rencana bermain selama 30 hari berturut-turut pada periode 1 Maret - 31 Maret 2017
  6. Melakukan kegiatan menstimulasi si kecil sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya.

Pengalaman Bermain Bersama Anak-Anak di Rumah


Setelah mengetahui hasil identifikasi kecerdasan anak. Aku tetap menstimulasi semua kecerdasan yang ada pada anak-anakku. Contohnya Faiz memiliki kecerdasan kinestetik yang tinggi, di sini aku akan memberikan stimulasi yang sedang kepada Faiz. Bagaimana supaya kecerdasan kinestetiknya, disalurkan pada hal-hal yang berprestasi.

#MorinagaPlatinum #SusuMorinaga

Kecerdasan linguistik Faiz masih kurang, aku akan memberikan kesempatan kepada Faiz untuk berlatih berbicara, berlatih mengungkapkan sesuatu. Contohnya, Faiz diberikan kesempatan untuk menceritakan kejadian di sekolah.

Nah, berikut beberapa contoh kegiatan stimulasi bersama Faiz, setahun yang lalu.

Baca yuk : Ide Bermain Kreatif dari Morinaga

Ide permainan dari website Morinaga

Taraaaa, inilah hasil bermain membuat sendiri salad pelagi

Ide Permainan dari Website Morinaga

Hasil bermain menyelamatkan hewan dari es

Bagaimana? apakah teman-teman tertarik mengikuti #30HariMain Bersama Morinaga? Seru loh, bermain bersama anak-anak sekaligus memberikan stimulasi kecerdasan kepada anak-anak. Kapan lagi, kan? kan?

Untuk teman-teman pembaca astinastanti.com, yang memiliki blog dan ingin mengikuti #30hari main, silahkan kirim email ke astinastanti@gmail.com, dengan persyaratan sebagai berikut :
  1. Domisili Jabodetabek
  2. Memiliki blog dengan jumlah visitor perbulan ditentukan
  3. Memiliki IG dan FB
  4. Tertarik mengikuti program #30harimain bersama anak-anak berusia 3-6 tahun 
  5. Menuliskan 1 (satu) hasil bermain bersama anak di blognya dan membagikan 1 kali di IG dan FB 
Hayuuk, cek kecerdasan anak-anak dan ikut bermain dalam #30harimain bersama Morinaga. Cari tahu kecerdasaan anak-anak dan bersama merencanakan permainan apa yang akan dilakukan bersama anak-anak. Siap?

[ Baca Selengkapnya ... ]

1 Feb 2017

Cara Memilih Investasi Jangka Panjang Bidang Properti

Dewasa ini semakin marak ya, orang-orang yang berstatus sebagai pegawai, akhirnya melepaskan pekerjaannya. Meninggalkan perusahaan tempatnya bekerja untuk menjajal sebuah bisnis. Salah satu pilihannya adalah investasi.

Suamiku juga memilih untuk berinvestasi setelah meninggalkan pekerjaannya. Pekerjaan yang nyaman dengan gaji bulanan, sekarang berbanding terbalik. Penghasilannya tidak menentu, tapi jika dikerjakan dengan cara yang smart, akan mendapatkan hasil yang sebanding.

Investasi ada yang berjangka pendek dan ada yang berjangka panjang. Investasi jangka panjang memiliki arti untuk dana atau modal yang ditanamkan atau dikelola dapat dicairkan setelah lebih dari satu tahun atau lebih.

Ada beberapa sebagian orang yang memilih investasi jangka panjang. Tujuan utamanya untuk mendapatkan penghasilan tetap dalam setiap periode, yaitu berupa royalty, deviden, uang sewa atau dalam bentuk pendapatan yang lainnya.

Ada beberapa jenis investasi panjang, antara lain tabungan deposito, obligasi, saham dan properti.  Suamiku memiliki salah satu dari jenis investasi jangka panjang di atas. Aku sempat ikut belajar dan mengetahui investasi jangka panjang yang dipilih suamiku.

Berikut akan dibahas mengenai investasi jangka panjang di bidang properti. Investasi di bidang properti ini beberapa tahun kemarin sampai tahun ini, masih ramai di bahas ya. Ada beberapa selebriti yang kutahu, memiliki investasi di bidang properti ini.

Jika para pemula ingin memulai investasi dibidang properti, sebaiknya harus benar-benar mempelajari seluk beluk mengenai investasi dan property itu sendiri. Berikut adalah cara bagaimana memilih investasi properti.

Investasi properti adalah suatu aktifitas di mana seseorang melakukan invest atau menanamkan modal pada sebuah properti, baik berupa tanah yang dijual, lahan ataupun bangunan, yang nantinya akan menghasilkan sebuah keuntungan.




Ada banyak yang mengatakan, modal yang dikeluarkan untuk investasi di bidang properti sangat besar, tapi teman-teman bisa melihat kan? investasi di bidang properti masih menjadi primadona hingga saat ini. Sebabnya nilai jual properti yangdari tahun ke tahun selalu naik. Selain itu, masih banyak lagi keuntungan berinvestasi di bidag properti, antara lain :

1| Beresiko rendah sekaligus sebagai proteksi terhadap inflasi


Di atara investasi jangka panjang, berinvestasi di bidang properti memiliki resiko paling rendah. Jadi, kalau memiliki rumah, belum dapat dijual tahun ini, tahun berikutnya dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi. Memiliki properti juga tidak akan berbahaya, apalagi berada di tempat yang strategis. Tidak seperti saham yang sangat tergantung dengan kondisi pasar, kadang turun kadang naik. Nilai properti  selalu stabil. Inflasi yang terjadi tidak akan mempengatuhi nilai properti.

2| Dapat Berperan Sebagai Agunan

Investasi properti dapat digunakan untuk pengajuan pinjaman atau sebagai agunan. Umuknya, para investor mengagunkan propertinya untuk dapat membeli properti yang lain. Tentu saja dengan perhitungan yang cermat mengenai modal dan keuntungan yang akan didapat dalam satu periode tertentu. Wah, pilihan berinvestasi di bidang properti sangat tepat ya, bisa memiliki properti dan jika membutuhkan dana, dapat dijadikan agunan.

3| Sebagai Passive Income

Jika beberapa orang ditanya, apakah hidupnya akan nyaman kalau memiliki passive income? tentu saja, pasti akan menjawab yes. Dengan memiliki investasi property, investor bisa mendapatkan pendapatan tanpa harus melakukan pekerjaan setiap hati. Namun, jika ingin terus bekerja, akan ada dana yang tersimpan yang berasal dari passive income ini. Contohnya nich, ada sebuah tanah dijual kemudian seorang investor membelinya dan kemudian membangun rumah kost di atasnya. Tahu sendiri kan ya, ruah kost apalagi di tempat yang strategis, pasti akan memudahkan untuk menghasilkan uang untuk sang investor.

Untuk investor yang masih baru, biasanya masih meraba-raba nich, bagaimana melangkah yang tepat untuk memulai bisnis investasi di bidang property. Atau contohn lainnya, masih abu-abu untuk memutuskan jenis property apa yang akan diambil sebagai awal permualaan. Berikut ini, ada tuga hal sebagai kunci sukses untuk berinvestasi di bidang property, yaitu :

1. Memilih Produk yaang Menguntungkan

Bisnis investasi di bidang property, diperlukan pemikiran yang fokus untuk memilih produknya. Apalagi jika memang tujuan bisnis rata-rata untuk mendapatkan keuntungan. Jadi, saat memulai membutuhkan ketelitian yang sangat tinggi. Investor perlu mempertimbangkan untung dan ruginya memilih lahan kosong atau rumah yang sudah dibangun, apartemen atau property yang lainnya. Semuanya juga sangat memperhatikan besar kecilnya modal yang akan ditanamkan di bidang investasi property ini. Contohnya, ada banyak sekali tanah yang dijual di kawasan yang strategis, hal ini dinilai akan menjadi peluang besar bagi para investor untuk menanamkan modalnya dan menunggu beberapa tahun ke depan untuk dapat menjual kembali property tersebut dan mendapatkan keuntungan yang berlipat.

2. Managemen yang Baik

Hal yang sangat penting untuk melakukan bisnis apapun, adalah management yang baik. Sebanyak apapun modal yang dimiliki bukan berarti investor berhak untuk membeli property sebanyak-banyaknya. Investasi jangka panjang membutuhkan pengelolaan keuangan dan managemen yang sangat baik dan teliti. Tujuannya agar mendapatkan keuntungan yang dapat tercapai sesuai target.

3. Momentum yang Tepat

Selain memiliki modal dan management yang baik. Calon investor di bidang property juga harus memahami situasi pasar. Trend apayang sedang menjadi pilihan dan sedang booming di ibukota. Maka itulah sebuah momentum yang tepat di mana investor dapat segera menanamkan modalnya pada trend yang sedang booming. Seperti contohnya, sedang marak dibangunnya apartemen, maka ini adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi di apartemen. Beda lagi untuk kota-kota lainnya seperti  Malang, Yogyakarta, Bandung yang terdapat banyak berdiri universitas. Pastinya akan banyak dibutuhkan rumah kost. Hal inilah yang memungkinkan para investor untuk berburu tanah di kawasan sekitar kampus.
[ Baca Selengkapnya ... ]