22 Mar 2017

Air Bersih Layak Konsumsi

Air merupakan senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di Bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71 % permukaan Bumi. Air sebagaian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka ai tawar, uap air, danau dan lautan es. Air dalam objek-objek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air yaitu, penguapan, hujan dan alisan air di atas permukaan tanah (run off, meliputi mata air, sungai, muara ) menuju laut.

Air bersih penting bagi kehidupan manusia. Air bersih adalah salah satu jenis sumberdaya berbasis air yang bermutu baik dan biasa dimanfaatkan oleh manusia untuk dikonsumsi atau dalam melakukan aktiftas mereka sehari-hari, termasuk diantaranya adalah sanitasi.

Untuk konsumsi air minum menurut departemen kesehatan, sayarat-syarat air minum adalah:
  1. Tidak berasa
  2. Tidak berbau
  3. TIdak berwarna
  4. Tidak mengandung logam berat.
Walaupun air dari sumber alam dapat diminum oleh manusia, terdapat resiko bahwa air ini telah tercemar oleh bakteri (misalnya E.Coli) atau zat-zat berbahaya. Walaupun bakteri dapat dibunuh denagan memasak air hingga 100 derajat Celsius, banyak zat berbahaya, terutama logam tidak dapat dihilangkan dengan cara ini.

Sumber : Wikipedia Indonesia

Air Bersih


Mulai dari bangun pagi hingga tidur di malam hari, aku dan keluargaku membutuhkan air bersih. Aku tinggal di perumahan yang bekas rawa. Jadi dapat dibayangkan bagaimana kondisi air tanah yang dikonsumsi sehari-hari. Apabila sedang bagus, air bersih yang aku ambil melalui pompa air, akan terlihat sangat jernih, tidak berbau dan tidak meninggalkan bekas di ember plastik.

Namun apabila kondisi sedang jelek. Air tanah yang tertampung di ember akan terlihat keruh, berbau, terdapat endapan kotoran hitam dan dalam dua hari, aku bisa mencuci ember karena bekas air yang tidak dapat dikatakan bersih.

Alhamdulillah, prosentase air bersih yang kudapatkan lebih banyak daripada air bersih yang kondisinya sangat jelek. Jadi, belum begitu khawatir untuk menutup air tanah dan berailih mengunakan air PAM.

Air bersih tapi belum tentu bisa diminum karena mengandung kaporit


Apabila air sedang jelek, upaya yang dilakukan adalah sebagai berikut:
  1. Air yang dipergunakan untuk mandi, terlebih dahulu diteteskan cairan antiseptik. Tujuannya untuk mematikan bakteri.
  2. Air yang dipergunakan untuk mencuci piring, aku mengunakan air isi ulang galonan yang biasa digunakan untuk memasak.
  3. Untuk mencuci baju, aku lihat-lihat dulu. Apabila airnya hanya membawa kotoran hitam tapi airnya tidak hitam ataupun cokelat, aku tetap mengunakan air tersebut. Namun, untuk baju putih aku skip, untuk kemudian memasukkan ke dalam laundry.
Aku pribadi adalah orang yang paling rewel untuk urusan air dan tempatnya. Pernah suatu waktu singgah di rumah saudara dan mendapati kondisi bak mandinya kotor, aku skip mandi dan akhirnya hanya menggosok gigi dengan air minum. Bagiku, air yang dipergunakan untuk mandi juga harus bersih. Bukan hanya airnya yang bersih, namun bak dan ember untuk menampung airnya juga harus bersih dan tidak ada endapan di bawahnya. Repot ya, jadi aku.

Air Minum


Air bersih dari air tanah di pinggiran kota besar seperti tempat aku tinggal, (tidak) diperbolehkan untuk diminum, dengan banyak syarat. Aku hanya melakukan survey kecil-kecilan dengan lingkup yang sempit. Yup, hanya di lingkungan perumahan tempat aku tinggal.

3 dari 10 warga perumahan mengkonsumsi air tanah yang direbus untuk diminum. Semuanya tentu melewati pertimbangan lainnya. Aku memilih untuk membeli air mineral untuk konsumsi air minum keluargaku. Aku tidak berani mengkonsumsi air tanah untuk memasak apalagi diminum.

Namun sebaiknya harus diperhatikan, apalagi bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai dan aliran got yang besar. Aliran air tersebut mungkin bisa berasal dari limbah pabrik yang banyak berdiri di sekitar perumahan. Jangankan pabrik besar seprti tekstil atau plastik dan lain sebagainya. Limbah bahan makanan, juga perlu diwaspadai.

Apabila masih ingin mengkonsumsi air tanah untuk diminum atau untuk dimasak, sebaiknya lakukan pengecekan air terlebih dahulu. Apabila hasil yang ditunjukan bersih, silahkan saja dikonsumsi untuk air minum. (khususnya perumahan yang berada di lingkungan pembuangan limbah pabrik)

Untuk air minum, aku juga pilih-pilih. Mungkin karena sudah terbiasa mengkonsumsi air mineral dari satu brand. Suatu hari di suatu tempat, aku meminum air tanah yang direbus, tenggorokan langsung sakit. Rasanya ada sesuatu yang mengendap di tenggorokan, apa perasaan aku saja ya?

Di hari air sedunia ini, aku meninjau dari sisi air yang dikonsumsi. Baik untuk minum, masak, mandi maupun untuk keperluan sehari-hari. Sebaiknya gunakanlah air layak konsumsi. Air yang layak konsumsi bukan berarti hanya terlihat bersih saja, tapi perhatikan penyimpanan air dan kandungan yang terdapat di dalam air.

Selamat Hari Air Sedunia, sudah minum air berapa litter hari ini?
[ Baca Selengkapnya ... ]

19 Mar 2017

Mengasah Kecerdasan Visual Spasial Anak dengan #30HariMain Bersama Morinaga

Hallo apa kabar semuanya? bagaimana week end-nya? seru pastinya yak. Sama dong, dengan week end aku dengan keluargaku. Rasanya sangat menyenangkan meluangkan waktu untuk bersama-sama di dalam rumah.

Aku dan keluargaku dapat mengobrol tentang apa saja, berbagi cerita dan berbagi peran. Suamiku yang setiap week day bekerja sampai malam. Di week end ini bisa bermain bersama anak-anak. Meskipun hanya gegoleran dan tidur-tiduran sembari menonton televisi, yaaah, mereka melakukannya dengan senang.

Week end tidak melulu dilakukan di luar rumah kan. Di dalam rumah, masih banyak aktifitas yang dapat dilakukan untuk melalui week end. Salah satu contohnya adalah dengan bermain bersama anak-anak.

Bermain juga dapat menggunakan media apapun. Tidak terbatas walaupun hanya dengan bercerita atau dengan benda sederhana. Kebetulan sekali aku dan Fira sedang mengikuti program #30HariMain bersama Morinaga. Jadi ada banyak sekali ide-ide yang dapat dicontoh untuk digunakan bermain di weekend ini.

Kecerdasan Visual Spasial


Kecerdasan visual spasial adalah kecerdasan dalam bentuk kemampuan untuk memahami arah, ruang dan bentuk akhir dari suatu benda, termasuk untuk berpikir kreatif. Tentunya kita semua sudah memahami ya, bahwa kecerdasan itu tidak hanya mencakup 1 bidang saja. Ada 8 tipe Multiple Intellegence, salah satunya adalah Kecerdasan Visual Spasial itu sendiri.

Silahkan Baca : Mengasah Kecerdasan Majemuk

Mengapa aku tertarik untuk membahas dan mengasah kecerdasan visual spasial dalam dua minggu mengikuti #30HariMain? karena satu hal yang sangat menarik untuk Fira saat ini adalah hal-hal yang menarik perhatiannya. Fira sedang menyukai hal-hal yang menarik penglihatannya. Jadi, aku memberikan permainan-permainan yang menstimulasi hal-hal yang berkaitan dengan ruang, bentuk, dan hal lainnya yang dapat dilihat oleh Fira.

Kecerdasan visual spasial melibatkan indera penglihatan dan logika berpikir. Jadi, sebetulnya bisa juga mengasah kecerdasan visual spasial bisa bersamaan dengan kecerdasan logika matematik. Contohnya ketika melihat sebuah benda kecil, sedang dan besar. Anak akan melihat sebuah benda berbentuk lingkaran, ikan, pohon atau yang lainnya. Sedangkan ketika melihat ikan kecil, sedang, besar, anak memahami logika berpikir, bahwa ketiga benda tersebut sama bentuk, sama jenis tapi beda ukuran.

Mengasah Kecerdasan Visual


Awalnya, bermain dengan pensil warna untuk Fira adalah untuk dihambur-hamburkan. Untuk disusun atau untuk dipindah-pindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Wajar ya, namanya anak-anak masih ingin terus mengeksplorasi apa yang menarik untuk dirinya. Bagaimana serunya bila beberapa pensil warna dia ambil dan dipegang untuk kemudian dipindahkan. Kecerdasan kinestetiklah yang berperan sewaktu memainkan pensil warna, untuk dipindah-pindahkan.

Semakin bertambah usia Fira, tentu aku menginginkan bahwa pensil warna tersebut berubah peran di tangannya. Aku menyiapkan beberapa ide permainan dari Morinaga yang berhubungan dengan pensil warna dan gambar. Supaya apa? supaya Fira dapat memahami bahwa bila ada sebuah gambar belum ada warnanya dan ada beberapa pensil warna, Fira dapat memberi gambar tersebut warna dengan pensil warnanya.

Apa yang terjadi?




Aku memberikan kertas bergambar dengan ajakan untuk duduk di meja belajar. Ada rasa deg-degan, takut Fira hanya memainkan pensil warnanya saja atau bahwan mencoret-coret dengan benang panjang di atas kertas bergambar tersebut.

"Siapa mau mewarnai?" Ajakku dengan nyanyian.

"Fira!"

"Kalau mau mewarnai, ayo duduk di sini, kalau mau senang ayo mewarnai!" Masih dengan nyanyian, aku menggiring Fira untuk duduk di kursi.

What, Fira duduk dengan baik dan melihat kertas bergambar yang kuletakkan di atas meja belajar. Aku sebar beberapa pensil warna.

Stimulasi dengan Mewarnai Gambar


Komunikasi memang sangat berperan penting untuk sebuah keberhasilan. Kuajak terus Fira untuk melihat gambar, kuajak menebak dan menyebut benda apa yang ada di kertas bergambar tersebut. Kutanya, warna apa yang cocok untuk mewarnai gambar tersebut.

Alhamdulillah, Fira mengambil pensil warna dan mengisi gambar di atas kertas dengan warna yang dipilih. Subhanalloh, awalnya aku berpikir akan mendapatkan tantangan yang seru, dan pada akhirnya Fira sangat menikmati pekerjaan mewarnainya.

Fira mengerjakan dengan baik malah dapat dikatakan sangat maksimal dalam hal mewarnai. Fira termasuk anak yang sangat teliti dan sempurna sewaktu mewarnai sesuai dengan usianya ya.



Saat memilih warna memang masih warna yang terang, Fira paling senang dengan warna pink, ungu, kuning dan orange. Jarang sekali Fira memilih wanra biru tua, hijau tua, hitam atau warna gelap lainnya.

Cara Fira memegang pensil juga sudah sangat bagus. Matanya menatap ke arah kertas bergambar. Untuk konsentrasinya, masih dapat dikatakan moody. Ada saatnya Fira melihat ke arah sekeliling dan ada saatnya Fira konsestrasi penuh dengan pekerjaannya.

Aku terkejut ketika Fira mewarnai tidak keluar garis. Saat tiba-tiba ada goresan pensil warna yang keluar dari garis gambar, Fira akan meletakan pensil warna dan menyerahkan kepadaku.

"Kenapa?" tanyaku,

"Ummi aja,"

Supaya tidak merajuk, aku ikuti permintaan Fira dan kemudian,

"Sekarang Fira coba,"

Wow, Fira masih mau mengambil pensil warna dan menyelesaikan pekerjaan mewarnainya. Dan hal tersebut berulang beberapa kali sewaktu ada coretannya yang keluar dari garis.

Aku kembali mengingat, apakah aku pernah menerapkan bahwa mewarnai tidak boleh keluar garis? kepada Fira?. Rasanya belum pernah, tapi pernah mengatakan kepada kakaknya. Tapi itu dulu banget, sewaktu usia Fira 1 tahun. Apakah Fira juga mendengarkannya? 😊

Silahkan Baca : Mewarnai Hewan Laut

Memberikan stimulasi melalui kertas bergambar dan pensil warna dapat mengasah kecerdasan majemuk Fira. Matanya akan melihat gambar di atas kertas. Mampu menyebutkan bahwa gambar tersebut adalah gambar sebuah benda yang dikenalnya. Misalnya ketika mewarnai sebuah ikan, Fira menyebut itu adalah gambar ikan. Mewarnai badan ikan, melihat bahwa ikan memiliki ruang untuk diwarnai adalah perut, kepala dan ekornya.



#30HariMain bersama Morinaga memberikan efek positif untuk pertumbuhan dan perkembangan Fira. Aku dapat mengajak Fira bermain pada usianya yang masih balita. Memberikan permainan yang dapat menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan Fira sesuai dengan usianya.

Jadi, stimulasi apa yang diberikan bunda, ibu, moms untuk buah hatinya di hari ini? coba cek di website Morinaga
[ Baca Selengkapnya ... ]

13 Mar 2017

Harga Kulkas Sharp 2 Pintu Sebanding dengan Kemampuannya

Hallo apa kabar semuanya? selalu sehat dan bahagia ya. Sehat dan bahagia beberapa kunci untuk kelangsungan hidup yang lebih baik.

Suatu siang, sewaktu aku mampir untuk pulang ke rumah petak, 9 tahun yang lalu. Aku menemukan sebuah benda kotak putih setinggi kurang lebih 100 cm x 60 cm x 60 cm berada di ruang depan. Aku memegang dan mencoba mencari tahu, benda apakah itu.

Yup, ternyata sebuah kulkas dan setelah diberikan penjelasan oleh suamiku. Kulkas tersebut adalah kulkas hibah dari bulek-nya. Kulkas yang berfungsi untuk menyimpan bahan makanan supaya tidak mudah rusak. Namanya hibah dan sudah dipergunakan dalam waktu 10 tahu lebih. Kondisinya harap maklum. Tapi, so far bekerja dengan baik untuk menyimpan sayuran dan air putih supaya dingin. Untuk membuat es batu jangan ditanya. Butuh waktu berhari-hari untuk membekukannya. But, Alhamdulillah. Namanya pengantin baru, di rumah petakan ada kulkas siapa yang engga bahagia.

Aku dan suami memang belum survey harga kulkas, baik kulkas 1 pintu atau kulkas 2 pintu. Belum terpikir dan memang belum ada dalam list to buy. Tahu sendiri ya, namanya pengantin baru, yang saat itu dilakukan dalam kondisi pas pas an adalah survive dulu. 😘

Kebutuhan untuk Kulkas 2 Pintu


Seiring berjalannya waktu. Umur kulkas yang sudah semakin menua. Kemampuan yang dihasilkan juga semakin lama semakin berkurang. Kapasitas yang semakin lama semakin meminta tempat lebih untuk bahan-bahan makanan yang ingin masuk ke dalam kulkas.

Enam tahun bersama kulkas hibah dari bulek, kulkas tersebut mulai rewel. Ada yang tiba-tiba colokan kabelnya lepas sendiri. Ada yang pintu frezernya rusak karena dibuka paksa oleh anak-anakku. Sampai kemampuan mendinginkan dan menyegarkan bahan makanan sudah tidak mampu dilakukan kulkas tersebut.

Iya, sejak anakku sudah 2 orang dan aku masih bekerja di luar rumah. Aku rajin belanja 1 minggu sekaligus ke pasar tradisional. Alasannya supaya efisien dan tidak repot bolak balik ke pasar. Jadi, bahan makanan yang dibeli, buanyak sekali. Kulkas 1 pintu yang sudah berusia hampir 20 tahun itu, mengatakan ketidakmampuannya.

Memilih Kulkas Sharp 2 Pintu


Aku mengajak suamiku untuk berdiskusi. Aku menyampaikan kebutuhanku memiliki kulkas 2 pintu. Alasannya adalah, kulkas lama kemampuannya sudah tidak se power awal-awal memiliki. Kemampuan untuk menyimpan juga sangat terbatas. Butuh tempat frezeer yang lebih lega, karena memang anak-anak sedang suka bahan makanan yang disimpan di frezeer. Aku butuh kulkas 2 pintu untuk menyimpan semua bahan makanan.

Kulkas Sharp 2 Pintu di dapur rumahku


Aku dipersilahkan untuk mencari tahu merek  kulkas 2 pintu yang diinginkan. Setelah aku mendapatkan satu brand kulkas yang aku inginkan. Setelah menemukan brand kulkas yang aku inginkan. Aku sampaikan kepada suamiku, kebetulan beliau sependapat dengan pilihan aku. Wooh senangnya, dan saat itu juga aku mencari harga kulkas Sharp 2 pintu yang aku inginkan. Aku mengajak anakku untuk memilih warna yang diinginkan untuk melengkapi perangkat elektronik di rumah. Setelah ketemu type dan warna yang cocok, aku akhirnya membeli kulkas Sharp 2 pintu tersebut.


Kemapuan Kulkas Sharp 2 Pintu


Setelah kulkas Sharp 2 pintu datang ke rumah, aku mempersilahkan sebuah tempat untuk kulkas baruku. Aku bersyukur sekali, kulkas impianku datang untuk membantu menyelamatkan bahan-bahan makananku.

Kulkas Sharp 2 pintu yang berdiri kokoh. Pintu atas untuk area frezzer dan pintu bawah untuk tempat bahan-bahan makanan lainnya seperti sayuran dan botol air. Jangan ditanya kemampuannya, sudah pasti, dengan kulkas 2 pintu, semua bahan makanan untuk kebutuhan satu minggu, mampu masuk ke dalam kulkas Sharp 2 pintu tersebut.

Bagian Frezzer Kulkas Sharp 2 pintu

Ruangnya Kulkas Sharp 2 pintu sangat lega



Bahan makanan di Kulkas Sharp 2 pintu


Aku mendapatkan kulkas Sharp 2 pintu dengan harga dan kemampuan yang sebanding. Pastilah ya, setelah membeli sebuah barang, akan keluar sebuah pernyataan harga dan kemampuannya sebanding, dan aku puas membeli barang ini.

Bagaimana cerita teman-teman semua dengan kulkas yang ada di rumah. Tentunya semua kenangan tersimpan dengan indah ya untuk diceritakan.
[ Baca Selengkapnya ... ]

6 Mar 2017

Mengasah Kecerdasan Majemuk di #30HariMain Bersama Morinaga

Menjadi seorang ibu, predikat yang paling dinanti oleh semua wanita yang telah menikah adalah predikat yang sangat mempertaruhkan masa depan anak-anaknya. Dibalik apa yang dilakukan oleh seorang anak, yang ditanya pertama kali adalah, siapa ibunya.

Ibunya anak ini siapa ya? ganteng banget. Ibunya anak ini siapa ya, kok main sampai jam segini enggak dicari. Ibunya anak ini siapa ya? tutur katanya sopan, perilakunya santun, wajahnya sejuk dilihat. Ibunya anak ini siapa ya? mampu menciptakan berbagai macam kreatifitas yang membantu membangun negeri.

Jujur dech, tiap ibu pasti menginginkan anak-anaknya sehat dan cerdas. Dua hal tersebut selalu diupayakan semaksimal mungkin. Ibu selalu berusaha untuk menyediakan asupan makanan yang bernutrisi. Ibu juga selalu berusaha untuk belajar mencari ilmu mengenai perkembangan anak.

Apabila nutrisi sudah disiapkan semenjak ada tanda-tanda kehidupan dalam kandungan, lalu? bagaimana dengan stimulasi untuk mengasah kecerdasannya, kapan dimulainya?

Dr. Ahmad Suryawan menjelaskan bahwa mencukupi kebutuhan nutrisi anak, bukan satu-satunya hal yang paling penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan kecerdasannya. "Karena otak dan daya tahan tubuh  saling bergantung dan bekerja timbal balik, maka pemberian stimulasi menjadi sama pentingnya dengan pemberian nutrisi, terutama selama 1000 Hari Pertama Kehidupannya"

Kecerdasan Majemuk


Kecerdasan adalah keseluruhan kapasitas seseorang dalam mengatasi masalah. Howard Gardner, seorang psikolog dari Universitas Havard, dalam bukunya The Multiple Intellegence (1993) menuliskan bahwa ada beberapa kecerdasan yang alami dalam setiap manusia dan sudah dapat dideteksi sejak masih muda.

Berdasarkan teori tersebut, setiap orang itu cerdas dengan keunikannya masing-masing. Namun orang yang berbakat atau disebut 'talented' akan memiliki kemampuan sangat menonjol di satu atau beberapa kecerdasannya.

Multiple Intellegence atau Kecerdasan Mejemuk adalah kecerdasan yang mencakup banyak bidang dalam kehidupan kita sehari-hari. Ada 8 tipe Multiple Intellegence, yaitu :



Masing-masing anak memiliki kecerdasan yang berbeda-beda. Semua itu dikarenakan stimulasi yang diberikan oleh orang tuanya juga berbeda. Sejak kecil aku sudah dapat melihat bahwa kedua anakku memiliki kemampuan yang berbeda satu sama lainnya.

Si kecil Faiz terlihat memiliki kecerdasan kinestetik yang lebih menonjol dibandingkan kecerdasan berbahasanya. Sedangkan untuk Fira, terlihat kecerdasan linguistik dan musikalnya lebih menonjol dibandingkan kecerdasan logika matematikanya.

Hal tersebut juga senada dengan hasil  identifikasi kecerdasan yang aku lakukan di website Morinaga Platinum. Teman-teman juga bisa loh untuk menidentifikasi kecerdasan anak-anak di website Morinaga MI Play Plan.

Hasil identifikasi kecerdasan tersebut sangat bermanfaat untuk memberikan stimulasi kepada Fira. Dari hasil tersebut terlihat bahwa kecerdasan linguistik Fira lebih menonjol dibandingkan kecerdasan logika matematiknya.

Kapan Stimulasi kepada Anak diberikan?


Jika dalam pengalaman ibu-ibu yang lain saling bercerita. Wajar saja, anak perempuan lebih menyukai menyanyi dan pintar mendendangkan lagu dibandingkan berhitung. Kalau anak laki-laki baru dech, pintar berhitung.

Iya sich, aku juga melihat Fira mudah sekali menangkap lirik lagu dan menyanyikan kembali dalam irama yang senada. Berbeda ketika kutanya, besaran mana, atau luasan mana, Fira belum begitu paham. Memang mungkin belum saatnya si anak berusia 2 tahun 7 bulan ini memahami hal tersebut, ya.

Tentunya mengikuti penjelasan dari dr. Suryawan yang disampaikan dalam sebuah seminar yang aku ikuti. Memberikan stimulasi kepada anak-anak, sudah dapat dimulai pada 1000 Hari Pertama Kehidupannya.

1000 Hari Kehidupannya itu kapan, sich?
  1. Periode pertama : Saat anak berada di dalam kandungan sekitar 280 hari
  2. periode ke dua : 6 bulan pertama kelahiran- 180 hari
  3. Periode ke tiga : 6 bulan sampai 2 tahun - 540 hari 
Jadi, buat teman-teman yang sedang menyiapkan kehamilannya atau sedang berada pada masa-masa kehamilan, siapkan kecerdasan anak dimulai dari, hari ini. Ada banyak cara memberikan stimulasi kepada anak-anak.

Pada periode pertama, calon ibu dapat memberikan stimulasi dengan bercerita sembari mengelus perut, mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al Qur'an untuk yang muslim. Mendengarkan lagu-lagu yang cerita serta membawa kehamilan dengan hati bahagia.

Pada periode kedua, meskipun anak belum dapat berbicara. Orang tua dapat mengajaknya berbercerita. Memberikan banyak stimulasi mainan yang berwarna serta mengajaknya untuk mengetahui siang dan malam.

Pada periode ke tiga, anak sudah dapat dikatakan mandiri. Anak-anak sudah dapat berjalan, berbicara, mengenal banyak hal. Di sinilah peran orang tua, aku khususnya untuk memberikan stimulasi sesuai dengan kondisi si anak.  Ada banyak benda-benda pendukung pemberian stimulasi yang sangat mudah untuk mendapatkannya.

#30HariMain Bersama Morinaga


Salah satu bentuk stimulasi kepada anak-anak adalah dengan mengikuti program #30HariMain. Beruntungnya aku, diajak untuk ikut serta menyebarkan informasi #30HariMain untuk teman-teman semua.

Dengan #30HariMain bersama Morinaga, aku menjadi lebih tahu bagaimana cara menstimulasi Fira pada usianya sekarang. Kecerdasan apa yang harus diberikan stimulasi dengan kapasitas yang banyak. Aku jadi mengetahui macam-macam ide bermain dari website Morinaga untuk memberikan stimulasi.

Untuk mengikuti progam #30HariMain bersama Morinaga memang dibutuhkan beberapa syarat yang harus dipenuhi. Berada di program ini, hari-hari aku dan Fira jadi lebih sibuk dan berisi. Di mana, setiap harinya aku harus menyiapkan peralatan dan bahan-bahan untuk mendukung #30HariMain bersama Morinaga. Aku juga harus mendokumentasikan hasil permainnya, supaya dapat dishare untuk para ibu-ibu lainnya di seluruh dunia.

Sebelum melakukan permainan, terlebih dahulu aku membuat jadwal bermain untuk 30 hari. Aku sendiri yang membuat. Aku membuat berdasarkan ide bermain dari 8 kecerdasan. Jadi, semua permainan untuk mengasah ke depan kecerdasan aku masukkan ke dalam jadwal. Permainannya disesuaikan dengan kondisi dan usia Fira.

Sudah lima hari aku dan Fira mengikuti #30HariMain bersama Morinaga, semua persiapan, proses dan hasilnya aku catat di dalam blog Buku Harian Anak-Anak. Silahkan dilihat ya,

Hari Pertama : Ide Bermain Telepon Kaleng

Hari Ke dua : Ide Bermain Wayang Chila dan Chilo

Hari Ke Tiga : Ide Bermain Monster Pemilah Warna

Hari Ke Empat : Ide Bermain Mewarnai Besar ke Kecil

Untuk proses pembuatan permainannya aku melibatkan Fira. Alhamdulillah Fira juga sudah mengerti tentang sebab dan akibat. Fira juga sudah sigap, apabila aku mengeluarkan lem, dia akan mengambil kertas yang akan ditempelkan.

So far, aku sangat terbantu dengan adanya #30HariMain bersama Morinaga. Dengan melakukan permainan yang memberikan stimulasi kecerdasan kepada anak-anak, mampu memmbuat hari-hari anak mengasyikan loh.

Ada banyak manfaat dengan bermain seperti ini. Memperkuat bonding aku dan anak-anak. Mengajak anak bermain dengan mainan yang baru. Anak-anak mendapatkan pengalaman yang baru dan secara tidak sadar mereka bermain sembari belajar.

Hari ini, jadwal bermain teman-teman apa nich? sharing yuk di sini.
[ Baca Selengkapnya ... ]

23 Feb 2017

Pelajaran dari Menunda Sebuah Pekerjaan

Haloha selamat pagi semuanya? sudah sarapan? sudah sampai ke tempat kerja untuk yang bekerja di luar kantor? sudah mengerjakan pekerjaan rumah, apa detik ini? Jangan lupa untuk bersyukur, dengan syukur perasaanmu lebih tenang, betul begitu? Iya, aku merasakan satu hal yang luar biasa sewaktu mengucap syukur berkali-kali dan berulang-ulang.

Mengapa aku mengucap syukur berulang-ulang di pagi ini? ini aku lakukan untuk menguatkan diriku. Menguatkan perasaan yang meletup-letup supaya tetap dingin. Menjauhkan emosi dan meredakan amarah. Memang amarahnya kepada diri sendiri, tapi takutnya akan melebar ke mana-mana. Jadi, salah satu jalan adalah, bersyukur. Tentunya ditambah perasaan tenang, tarik nafas dan berpikir solusi, bukan masalah. 💞

Aku merasa pagi ini ditaburi cinta oleh diriku sendiri. Meskipun aku tahu, ini pasti karena kesalahanku sendiri yang sangat ceroboh. Ceroboh meletakkan sebuah benda yang dapat dikatakan vital untuk keadaan tertentu. Sebuah benda yang sudah kucari-cari ke mana saja, belum ketemu juga. Puncaknya pagi ini, saat benar-benar membutuhkan benda tersebut dalam waktu saat ini juga, bendanya belum terlihat.

Berawal dari Menunda Sesuatu


Berawal dari menyetrika baju seragam sekolah anak sulungku. Ada tiga buah kemeja putih yang dipakai untuk Hari Senin, Kamis dan Jumat. Beberapa hari lalu, aku menyetrika kemeja putih untuk Hari Kamis. Aku sudah melihat kancing kemejanya, hilang satu. dalam pikiranku, nanti saja, sekarang menyelesaikan setrikaan terlebih dahulu. Tapi di sinilah masalahnya. Aku menunda mencari benda yang aku sebutkan di atas. Aku menunda untuk membuka lemari, tempat benda yang berbentuk kotak berisi peralatan menjahit.

Peralatan menjahitku termasuk lengkap. Ada gunting kecil, benang berbagai warna, jarum, kancing kemeja dari kemeja-kemeja yagn terlepas dan berbagai peralatan lainnya yang mendukung pekerjaan jahit-menjahit. Dan pagi ini, aku tidak menemukan kotak tersebut di tempatnya. Lupa, benar-benar lupa aku meletakkan di mana.

Kotak berwarna biru tua. Kotak bekas tempat infusan printer jaman bahola. Kotaknya tidak terlalu besar, berukuran 15 cm x 8 cm dengan tingkat ketelabaln kurang lebih 2 cm. Permukaan kotak tersebut sangat halus, aku selalu meletakkan di lemari buku. Entahlah, mungkin aku memindahkan ke tempat mana, sampai sekarang aku belum mampu berpikir dan belum ada upaya berantakin rumah lagi. Kamu tahu teman? ada di mana benda tersebut? kasih tahu aku ya..please. Meskipun aku bisa membeli lagik, tapi benda itu sudah seperti harta karunku. 

Sebagian Alat Jahit milikku


Sampai pagi tadi, saat menyiapkan seragam sekolah anak sulungku, aku masih bertahan. Mengerjakan pekerjaan yang lain terlebih dahulu. Padahal gak berhubungan dengan "pencarian kotak". Aku malah asyik memasak dan mencuci pakaian. Tiba saat anak sulungku akan memakai seragamnya, aku baru berburu kotak peralatan menjahit di lemari.

Nihil. Tidak ada. Gak ketemu. Perasaanku marah, kesel dan hanya mengatakan "tolong jangan ganggu aku, aku sedang konsentrasi mencari satu benda". Kasihan banget kan, betapa sombongnya aku, betapa emosi aku. Sampai akhirnya aku ijin kepada suami, untuk pergi ke toko peralatan tulis di dakat rumah. Pikir aku, siapa tahu menyediakan peralatan jahit-menjahit juga, kan?

Aku mengendarai sepeda motor ke arah pasar dan berhenti di abang-abang penjual jepit rambut dan lain-lainnya. Di abang-abang tersebut, aku pernah membeli jarum jahit. Alhamdulillah aku berhasil membeli jarum jahit di sini seharga 4.000. Abang tadi menjual benang juga, tapi aku masih diuji kembali untuk sadar supaya sadar. Benang putih yang kubutuhkan untuk menjahit kancing kemeja putih, sedang kosong. Aku melangkah dan lupa belum membayar si jarum. Alhamdulillah, aku masih ingat dalam langkah ke dua.

Pergi ke toko peralatan tulis, aku menemukan benang putih. Walaupun benang putihnya dalam keadaan kotor, aku tetap membelinya. Hiks, ya Allah aku sedih banget, tapi semua ini karena membayar kecerobohanku. Membayar aku yang telah menunda sesuatu. Menerima benang putih seharga 2.000 yang kotor di bagian luarnya karena tanpa kertas pembungkus. Aku tersenyum dan tersadar, aku tidak harus marah. Aku tidak harus menyesal. Aku tidak harus emosi. Aku harus berpikir sebuah solusi karena kancing putih tidak dapat aku beli.

Tersenyumlah dan Selalu Mengucap Syukur 


Tebaran senyum dan syukur aku berikan sepanjang perjalanan pulang ke rumah. Bekal sekolah yang belum disiapkan, anak sulung yang belum rapi menggunakan pakaian, rasanya aku semakin harus belajar untuk mengendalikan diri dalam sebuah situasi. Apalagi di pagi hari, yang kata orang memang wajar semuanya selalu rame.

Aku mengambil benang putih dan jarum jahit. Tapi aku urung, aku letakkan benang dan jarum. Memang pikiranku mendedel kancing putih di kemeja lainnya. Ini adalah solusi yang paling jahat.

Aku mengambil kemeja putih seragam Hari Senin dari tumpukan pakaian yang belum disetrika. Aku menyetrika dan mengajak anakku untuk menata bekalnya sendiri dengan perkataan tanpa emosi. Datar sekali aku memohon untuk merapikan bekalnya, memasukkan buku ke dalam tas dan berbenah sendiri. Ya Allah, nikmat sekali menyelesaikan satu kemeja putih, seragam sekolah anakku.

Berhentilah Menunda sesuatu. Saat masalah datang, bersyukurlah dan tetap tersenyum. In sya Allah solusi akan menghampiri. Bukan emosi dan pertengkaraan. Hikmah di pagi hari ini sangat banyak, salah satunya aku harus semakin disiplin melakukan sesuatu pekerjaan di rumah.

Sudut yang berbahagia.

Astin
[ Baca Selengkapnya ... ]